Archive for the ‘Manajemen’ Category

Sekarang ini istilah Coaching makin populer tidak hanya di dunia olah raga tetapi juga di bidang lainnya seperti manajemen.

Seorang coach seperti Jose Mourinho mempunyai andil yang sangat besar untuk menjadikan sebuah klub sepakbola seperti FC Porto, Chealsea, Inter Milan dan Real Madrid meraih Tropi Juara.

Begitu pula seorang Tanri Abeng yang mampu membuat perusahaan seperti PT Sepatu BATA, PT Multi Bintang Indonesia, PT Bakrie & Brothers, PT BAT, dan PT TELKOM bisa lebih maju dan sukses.

Apa sih rahasia di balik seorang Coach seperti Jose dan Tanri Abeng sehingga bisa meningkatkan prestasi sebuah tim ?
(lebih…)

Berbagai macam metoda telah diterapkan dalam manajamen untuk meningkatkan performansi perusahaan atau unit bisnis. Tujuan metoda-metoda tersebut ujung-ujungnya adalah bagaimana meningkatkan kinerja atau produktivitas para pegawai.

Seorang manager mempunyai peranan dalam membina dan mengembangkan kemampuan para stafnya. Untuk membina dan mengembangkan stafnya ini, manager harus jeli menerapkan teknik-teknik komunikasi.

Ada empat teknik komunikasi yang digunakan sesuai dengan karakteristik stafnya yaitu diantaranya :
(lebih…)


Di sela-sela istirahat rapat bulanan regional, saya mendapatkan inspirasi untuk menulis gaya presentasi seorang manager. Insipirasi ini berdasarkan pengamatan terhadap beberapa manager yang melakukan presentasi dalam rapat tersebut. Para manager ini harus mempresentasikan program kerja untuk mencapai target tahunan di wilayah kerjanya masing-masing.

Sebelum melakukan presentasi, para manager diberikan waktu untuk mempersiapkan presentasi dengan stafnya. Hampir semua manager melakukan presentasi dengan percaya diri dan mampu menyajikan materi dengan baik. Namun begitu ada beberapa gaya presentasi yang menarik untuk dibahas. Saya kelompokan presentasi beberapa manager tersebut ke dalam empat gaya presentasi sebagai berikut : (lebih…)

Pernahkah Anda dihadapkan suatu kondisi atau situasi yang membingungkan? Sebuah situasi yang membuat Anda tidak dapat melakukan apapun. Tidak bisa bicara dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Kalau Anda pernah berarti sama persis dengan apa yang saya alami minggu lalu. Waktu itu saya mengikuti suatu pelatihan, dimana kami sebanyak 16 orang dikelompokan dalam sebuah kelas. Instruktur mengatakan di awal bahwa dalam kelas nanti tidak ada pelajaran sama sekali, tanpa struktur, tanpa ada komando semuanya diserahkan kepada masing-masing peserta. (lebih…)

Dalam kehidupan apapun, kita ingin segala sesuatu berhasil sesuai dengan harapan atau keinginan kita. Apalagi dalam dunia bisnis, apa yang kita jual maunya laku dan menghasilkan keuntungan. Sedangkan dalam dunia kerja, target-target yang ditetapkan maunya tercapai dan mendapat apresiasi dari perusahaan.

Namun tak selamanya, apa yang kita inginkan itu, terealisasi dalam kenyataan. Terkadang pinginnya untung malahan buntung. Bagi para pengusaha yang sudah malang melintang di dunianya, hal seperti ini bukan merupakan hal yang aneh dan baru lagi. Jatuh bangun seperti lagunya Kristina, sudah merupakan “lagu wajib” yang harus dilewati dalam kehidupan mereka.

Walaupun tidak perlu alergi terhadap ketidakberhasilan ini, kita juga wajib mengetahui penyebab yang mungkin terjadi. Jangan sampai kita terperosok dalam lubang yang sama. Apalagi kalau kita sebagai pemula, banyak hal yang tidak kita ketahui dan tidak pahami sebelumnya yang akan menjadi hambatan dalam pekerjaan atau usaha kita.

Dengan melakukan evaluasi terhadap kinerja kita secara berkala, maka kita dapat melakukan antisipasi terhadap faktor-faktor ketidakberhasilan. Kalau kita melupakan evaluasi maka proses pembelajaran akan lebih lama dan banyak menghabiskan energi.

Berikut ini salah satu cara untuk mengevaluasi kinerja yaitu : (lebih…)

Kaya sejak sekarang

Posted: 19 April 2010 in Manajemen
Tag:, ,

Kaya adalah sesuatu kata yang bagi sebagian besar orang adalah menjadi cita-cita. Sebagian kecilnya lagi mungkin kurang dari 1% dari populasi,  saat ini sudah mengalaminya. Menurut hasil penelitian di US, pengertian kaya dalam arti materil adalah individu yang bisa mengumpulkan uang/materi minimal 1 Milion USD dalam setahun. Kalau dikurskan ya kira-kira 10 Miliar rupiah. Kalau belum bisa mengumpulkan uang segitu dalam setahun, berarti masih dikategorikan golongan menengah atau miskin.

Setiap individu memiliki kesempatan untuk menjadi kaya baik itu pengusaha, pegawai, profesional maupun investor.  Biasanya sih kaya identik dengan para pengusaha, investor atau profesional / self employee tertentu seperti pengacara, dokter terkenal dsb. Tetapi sebenarnya individu yang menjadi pegawai pun mempunyai kesempatan untuk menjadi seorang yang kaya raya.

Biasanya muncul pertanyaan :
“ Oh ya, bagaimana caranya ? “ (lebih…)