Coaching Meningkatkan Kinerja

Posted: 23 Juni 2011 in Manajemen
Tag:, ,

Sekarang ini istilah Coaching makin populer tidak hanya di dunia olah raga tetapi juga di bidang lainnya seperti manajemen.

Seorang coach seperti Jose Mourinho mempunyai andil yang sangat besar untuk menjadikan sebuah klub sepakbola seperti FC Porto, Chealsea, Inter Milan dan Real Madrid meraih Tropi Juara.

Begitu pula seorang Tanri Abeng yang mampu membuat perusahaan seperti PT Sepatu BATA, PT Multi Bintang Indonesia, PT Bakrie & Brothers, PT BAT, dan PT TELKOM bisa lebih maju dan sukses.

Apa sih rahasia di balik seorang Coach seperti Jose dan Tanri Abeng sehingga bisa meningkatkan prestasi sebuah tim ?

Coaching bukanlah training yang mengajarkan dan melatih seseorang sehingga menjadi pandai. Coaching juga bukanlah mentoring dimana seorang mentor harus menjadi ahli di bidangnya dahulu. Coaching adalah sebuah metoda untuk meningkatkan kinerja seseorang dengan cara menggali potensi dan solusi dari dirinya sendiri.

Jika diibaratkan dengan mengendarai mobil, maka hal-hal berikut ini bisa memudahkan pandangan mengenai coaching :
• Seorang terapis akan menyelidiki apa yang membuatmu berhenti mengemudi
• Seorang konselor akan mendengarkan kekhawatiranmu tentang mobil itu
• Seorang mentor akan membagikan tips berdasarkan pengalamannya mengenderai mobil
• Seorang konsultan akan menasehatimu tentang bagaimana mengendarai mobil
• Seorang coach akan mendorong dan mendukungmu mengendarai mobil

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam coaching ini diantaranya :

1. Observasi :
Seorang Coach harus mengetahui profil seorang Coachee, readiness Coachee, kinerja yang ditunjukan Coachee selama ini, budaya organisasi dan topik yang menjadi subyek coaching

2. Proses Coaching :
Coach bertugas untuk mememancing solusi dari seorang Coachee bukan menasehati atau memberikan solusi. Selama coaching, seorang coach harus fokus terhadap solusi dari permasalahan dan bukan dari permasalahannya itu sendiri

3. Komitmen :
Pada sesi akhir coaching diupayakan ada komitmen dan action plan coachee untuk melaksanakan solusi yang digalinya sendiri untuk meningkatkan kinerja.

Bagaimana agar kita menjadi seorang Coach yang baik?
Menurut Carol Wilson dalam buku “Best Practice in Performance Coaching”, ada tiga hal yang harus dimiliki seorang Coach yaitu sebagai berikut :

• Memiliki EQ yang baik
Seorang Coach harus memiliki kecerdasan emosi yang baik yaitu meliputi kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran orang lain dan keterampilan sosial.

• Berpikir GROW
Seorang Coach dituntut untuk selalu berpikir kepada Goal, Reality, Option dan Will. Goal berarti tujuan yang harus dicapai dalam sesi coaching. Reality berarti solusi dan tindakan yang digali harus realistis berdasarkan kebutuhan dan permasalahan. Option disini berarti harus ada opsi-opsi yang akan dipertimbangkan dan diputuskan. Will adalah kemauan atau tindakan yang akan diambil oleh seorang Coachee setelah mengikuti sesi coaching ini.

• Bertindak EXACT
EXACT terdiri dari kata Exciting, Assessable, Challenging dan Time Framed.
Exciting berarti gairah yang harus dibangun selama sesi coaching sehingga dapat menginspirasi coachee untuk menggali solusi dan tindakan. Assessable berati solusi atau tindakan harus bisa diukur atau dinilai. Challenging berarti coachee harus diberikan kepercayaan untuk mencapai tujuan yang lebih menantang. Time Framed berarti tindakan yang akan diambil coachee harus mempunyai batas waktu untuk mencapai tujuan.

Bagaimana agar Coaching bisa dilaksanakan secara efektif di tempat kerja kita ?

Coaching bisa dijalankan secara efektif di tempat kerja kita jika ada keinginan dari orang-orang didalamnya untuk meningkatkan kinerja. Tidak ada perubahan jika tidak ada yang mendorong perubahan. Dengan memacu perubahan di dalam mereka sendiri, orang-orang tersebut memicu transformasi dalam organisasi mereka. Coaching akan menjadi sarana ampuh untuk menggali ide-ide dan memaksimalkan potensi orang-orang dan organisasi.

Komentar
  1. afiv mengatakan:

    saya masih bingung sob?

  2. Sugiana Hadisuwarto mengatakan:

    Coaching memang penting namun lebih penting lagi adalah tindak lanjut setelah coaching dan evaluasinya seperti apa..

  3. Eggy prayogia mengatakan:

    masih kerja di PT telkom ya mas??

  4. abedsaragih mengatakan:

    kunjungan dan komentar balik gan
    sekalian tukaran link

    salam persahabatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s