Transportasi di Mekah

Posted: 21 Januari 2011 in serambi
Tag:,


Mekah adalah kota besar yang cukup padat terutama pada saat musim ibadah haji. Kendaraan yang paling dominan adalah mobil. Hanya sedikit sekali yang menggunakan motor sebagai kendaraan pribadi.

Angkutan umum yang sering digunakan biasanya bis besar seperti SAPTCO (perusahaan otobis), bus-bus kecil tigaperempat, mobil-mobil minibus seperti hiace dan taxi. Bagi saya, jurusan yang tertera di bus tidak kelihatan jelas karena hampir semuanya bertuliskan bahasa arab. Saya juga belum sempat menaiki bus trayek tersebut, karena dari maktab sampai ke masjidil haram cukup menaiki mobil-mobil kecil.

Khusus untuk mobil-mobil kecil dengan ukuran sd 15-an penumpang, tarif yang digunakan adalah tarif negosiasi. Apabila jumlah penumpang yang akan naik cukup banyak, maka kita bisa menawar harga yang murah. Tetapi kalau hanya dua atau tiga penumpang, maka sopir akan mematok harga yang cukup tinggi.

Tarif rata-rata pada saat normal, dari maktab di Bakhutma ke Masjidil Haram berkisar SR 2. Tapi kalau kendaraan lagi sulit atau jumlah calon penumpang yang menunggu sedikit, harga bisa naik menjadi SR 3 atau SR 4. Semuanya tergantung dari situasi dan kondisi.

Yang perlu diperhatikan juga, tidak semua sopir dengan baik hati akan mengantar kita ke lokasi yang dituju. Terkadang kita diturunkan di lokasi yang agak jauh dari Masjidil Haram atau dari Maktab. Permasalahan yang paling mendasar adalah bahasa. Jika diantara penumpang ada yang fasih berbahasa arab, maka kondisinya akan banyak tertolong karena kita bisa bernegosiasi dengan supir agar berhenti sesuai dengan lokasi yang diinginkan.

Kondisi kendaraan roda empat di Kota Mekah rata-rata sudah tua dibandingkan kendaraan umum di Indonesia. Hanya sebagian kecil saja yang terlihat baru. Merek mobil seperti Toyota Hiace, Cressida, Suburban, GMC Yukon, Toyota Camry era tahun 80 sd 90-an masih mendominasi jalanan. Tetapi ada juga Toyota Camry dan Toyota Inova terbaru yang dijadikan Taxi. Rata-rata mobil disini ber-cc besar karena memang harga bensin masih sangat murah yaitu SR 1 untuk 4 liter bensin.

Tarif Taxi untuk jarak sekitar 5 km, rata-rata berkisar SR 20. Untuk menghemat biaya Taxi ini, jamaah haji Indonesia biasanya bergabung minimal 4 orang. Untuk mewaspadai tindak kejahatan, disarankan agar penumpang pria terlebih dahulu masuk dan bila keluar maka penumpang wanita lebih dahulu keluar.

Ada yang menarik apabila diperhatikan kondisi mobil-mobil di sana. Sebagian besar mobil baik yang baru maupun yang lama tidak dalam kondisi mulus lagi. Body penyok, goresan atau sebagian lampu terlepas dsb menjadi pemandangan yang tidak aneh. Mungkin karena biaya perbaikan yang mahal dibandingkan dengan harga mobilnya sendiri, sehingga pemilik mobil enggan untuk memperbaiki mobilnya. Wallahu Alam.

Komentar
  1. indriyanto setio p mengatakan:

    pada saat pelaksanaan ibadah haji tarif ojek motor bisa mencapai 200 real

  2. Aas Maesyanurdin mengatakan:

    o gitu ya mas, kalo kendaraan yg satu ini memang belum sempat saya naikin… hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s