Ketika harus Memilih

Posted: 20 April 2010 in Motivasi
Tag:,

Apa yang ada di benak kita saat menghadapi dua pilihan yang sulit. Sulit disini bisa diartikan sebagai pilihan yang sama-sama mengandung resiko ataupun pilihan yang mempunyai tingkat peluang keuntungan yang sama ataupun kondisi lainnya yang membuat otak kita berputar keras.

Kata Pepatah “Hidup ini Pilihan”. Dalam Al Qur’an juga menyebutkan bahwa nasib kita sebagai umat manusia ditentukan oleh manusia itu sendiri.  Dengan adanya pilihan inilah, Tuhan menganugerahkan Panca Indera dan Otak kita untuk menelaah, memilah dan memilih. Pilihan lahir karena adanya masalah. Padahal kita tahu bahwa semua masalah pun awal dan akhirnya berpulang pada pikiran kita. Jadi bagaimana caranya agar lebih mudah dalam memilih?

Tidak ada teori atau petunjuk yang pasti bagaimana jalan keluarnya saat menghadapi 2 pilihan yang sulit. Kalaupun ada yang pasti tentu saja dunia tidak akan seramai seribut seperti sekarang ini. Namun kalaupun ada, maka secara umum biasanya yang paling banyak dipilih adalah yang sesuai dengan hati nurani kita atau dengan kata lain intuisi. Tanyakan pada diri Anda sendiri, kecenderungan untuk memilih yang mana. Biasanya ini muncul pada saat-saat tertentu. Pada saat rileks,  kontemplasi atau saat menjalankan ibadah.

Namun itu juga tidak gampang,  karena terkadang kita susah juga mendapatkan intuisi ini. Banyak pengusaha besar yang berhasil karena dalam memutuskan sesuatu berdasarkan intuisinya yang terbukti tajam. Intuisi ini bisa timbul karena pengalaman, lingkungan ataupun memang sudah menjadi bakat. Walaupun bakat ini banyak dipertentangkan para ahli manajemen atau motivator.

Salah satu contoh implementasi Intuisi ini ada, adalah bagaimana para pebisnis yang bergerak di sekeliling kita. Banyak yang sukses karena berani mengandalkan intuisi walaupun secara teori misalkan dengan 4P atau 7P teori pemasaran , bisnis itu tidak akan berhasil.

Jadi, jangan takut untuk memilih, tanyakan pada intuisi kita, toh pada akhirnya apapun pilihan kita, dan apapun resiko yang didapatkan setelahnya, kita tetap diberikan pilihan-pilihan lagi ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

Komentar
  1. LendraAndrian mengatakan:

    harus tepat menentukan pilihan dan juga berani mengambil resiko tentunya..

    salam kenal mas

    • Aas Maesyanurdin mengatakan:

      betul sekali, pilihan yang lebih sulit memerlukan keberanian dan resiko yang lebih tinggi. Tetapi dari sinilah, yang membedakan orang-orang biasa dengan orang yang sukses. Orang yang sukses biasanya berani mengambil pilihan ini. ..Trims.. salam kenal juga

  2. Hanif mengatakan:

    pilih memilih, semua yang kita lakukan didunia ini adalah pilihan, walau tak sekedar memilih karena juga harus menanggung resiko atas pilihan itu.

  3. Agus Siswoyo mengatakan:

    Hidup adalah pilihan. Mau ke kanan ke kiri, it’s up to you! Namun harus diingat, Saat sudah memilih, kita dituntut berani bertanggungjawab dan tidak mengambinghitamkan orang lain atas kegagalan maupun kesuksesan.

  4. suarakelana mengatakan:

    intuisi nggak berbeda dengan alat bantu pengambilan keputusan lainnya, hanya algoritmanya lebih rumit
    kalo dianggap kurang ilmiah mungkin karena memang tidak mengikuti kaidah metode ilmiah, tapi metode ilmiah yg disepakati para ahli kan bukan satu2nya metode yg benar di dunia ini

  5. delia4ever mengatakan:

    Setuju mas..
    Harus berani dan harus siap dengan resikonya…🙂
    namun bukan sekedar memilih….. setidaknya ada analisa SWOT kecil2an lah.. hehehehhe…

    Salam kenal🙂

  6. Ahmad IM-bisnis mengatakan:

    saat harus memilih, gak ada salahnya untung ruginya dihitung juga, biar resikonya bisa diminimaliskan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s