Ibadah haji tidak hanya melaksanakan proses ritual belaka, tetapi juga ibadah sosial dimana setiap jamaah dituntut untuk berbuat baik, tenggang rasa dan solidaritas selama ibadah. Hampir di setiap kegiatan baik yang bersifat ritual maupun non ritual haji, diperlukan kekompakan dan kerjasama. Untuk menciptakan suasana dan kondisi seperti itu, peranan seorang pemimpin kelompok sangat menentukan.
